Pasokan Air Tak Stabil, Anggota DPRD Muaro Jambi Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Perumda

 


Muaro Jambi - Sorotan terhadap buruknya layanan air bersih di Kecamatan Jaluko kini menguat di DPRD Muaro Jambi,(04/05/2026).

Anggota dewan dari daerah pemilihan setempat, Ulil Amri, menegaskan persoalan yang dikeluhkan warga bukan sekadar gangguan teknis. Melainkan, indikasi kegagalan perencanaan kapasitas oleh Perumda Air Minum Tirta Muaro Jambi.

Keluhan warga Rt. 28 dan Rt.30 Desa Mendalo Darat yang telah sampai ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menjadi pintu masuk bagi DPRD untuk menyoroti persoalan yang lebih luas.

Menurut Ulil, kapasitas intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mandalo saat ini tak lagi sebanding dengan lonjakan kebutuhan di tiga Desa, Mendalo Darat, Mendalo Indah, dan Pematang Gajah

"Kapasitas 100 liter per detik sudah tidak mampu mengejar kebutuhan pelanggan. Ini bukan soal distribusi semata, tapi soal desain sistem yang sudah tertinggal,” katanya.

Ulil Amri mendesak langkah cepat dari Perumda. Dalam jangka pendek, penambahan pompa isap di intake dan pompa distribusi di IPA dinilai mendesak, disertai perbaikan jaringan pipa bocor yang memperparah kehilangan air. Namun, Ulil menekankan, solusi tambal sulam tak akan cukup.

Terkini