Hadiri Wisuda Santri, Usman Halik Tekankan Peran Keluarga dalam Mencegah Narkoba dan Judi Online



 MUARO JAMBI – Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Usman Halik, menghadiri Haflah Ikhtitam dan Wisuda Angkatan VI Pondok Pesantren Misbahuss’adah Al Munawwaroh yang berlangsung di RT 01 Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas capaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan keagamaan.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para orang tua santri, tokoh masyarakat, pengurus pondok pesantren, serta sejumlah tamu undangan. Turut hadir sebagai penceramah, Buya Margutin, yang menyampaikan tausiyah dan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu serta menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Usman Halik menyampaikan apresiasi kepada pihak pondok pesantren yang selama ini berperan dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi perkembangan anak-anak, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Orang tua dan santri harus menjadikan narkoba, judi online, serta berbagai bentuk penyimpangan sosial sebagai musuh bersama. Pengawasan dan perhatian keluarga sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Usman Halik.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama dan pendidikan karakter. Dengan demikian, generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan zaman secara positif dan bertanggung jawab.

Kepada para santri yang diwisuda, Usman berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pondok pesantren dapat diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus menjaga nama baik almamater serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Jaga nama baik dan marwah pondok pesantren di mana pun kalian berada. Ilmu yang telah diperoleh harus menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi fondasi dalam membangun masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Usman berharap para lulusan Pondok Pesantren Misbahuss’adah Al Munawwaroh dapat menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai moral, agama, dan kebangsaan.

Rangkaian Haflah Ikhtitam dan Wisuda Angkatan VI berlangsung dengan penuh khidmat dan haru. Selain prosesi wisuda, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar para santri dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh serta meraih kesuksesan di masa mendatang.


Terkini