MUARO JAMBI – Komitmen dalam memperkuat peran perempuan sebagai penjaga nilai adat, budaya, dan moral kembali ditegaskan melalui Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Kabupaten Muaro Jambi masa bakti 2026–2030 yang digelar di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan Seminar Bundo Kanduang tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai tokoh masyarakat Minangkabau, pejabat daerah, serta organisasi perempuan di Kabupaten Muaro Jambi.
Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), hadir langsung sekaligus memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PBKM yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perempuan, khususnya komunitas Minangkabau di perantauan, terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, Bundo Kanduang memiliki posisi penting dalam menjaga kelestarian adat istiadat sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya.
“Bundo Kanduang bukan sekadar organisasi, melainkan simbol kepemimpinan perempuan yang memiliki peran penting dalam mendidik generasi muda serta menjaga kelestarian adat istiadat yang selaras dengan nilai-nilai agama,” ujar Bambang.
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum PP PBKM Pusat, Putri Reno Raudha Thaib. Kehadirannya menjadi simbol kuatnya sinergi antara organisasi pusat dan daerah dalam memperkuat eksistensi serta peran Bundo Kanduang di berbagai wilayah Indonesia.
Turut hadir Ketua PBKM Provinsi Jambi Gustimaniar Umar, Sekretaris Umum DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Jambi Arman Syafaat, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Muaro Jambi Novi Astrianti, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.
Momentum pengukuhan ini tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga menjadi titik awal penguatan peran perempuan Minangkabau dalam menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Melalui seminar yang digelar bersamaan dengan acara pengukuhan, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran strategis Bundo Kanduang dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan karakter, serta menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan nilai adat dan agama.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap kepengurusan PBKM yang baru dapat menjadi wadah yang solid dan produktif bagi perempuan Minangkabau di perantauan untuk terus berkontribusi dalam pelestarian budaya sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang terus berkembang, keberadaan Bundo Kanduang dinilai semakin penting sebagai penjaga nilai-nilai luhur budaya sekaligus agen perubahan yang mampu menjembatani tradisi dengan kemajuan zaman.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, PBKM Kabupaten Muaro Jambi diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.





Social Plugin