MUARO JAMBI – Masalah menahun terkait layanan air bersih di wilayah Mendalo kembali mencuat pasca inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran DPRD Kabupaten Muaro Jambi. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PDAM Tirta Muaro Jambi, Zulkifli, menegaskan perlunya langkah strategis dan dukungan pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Zulkifli mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur menjadi kendala utama dalam optimalisasi distribusi air bersih kepada pelanggan. Menurutnya, kapasitas layanan yang tersedia saat ini tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan jumlah penduduk di kawasan Mendalo yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh PDAM. Kami membutuhkan dukungan nyata, terutama dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), agar persoalan yang sudah lama terjadi dapat dituntaskan,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).
Ia juga mengapresiasi komitmen anggota DPRD Muaro Jambi, Ulil, bersama jajaran Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi yang telah membuka jalur koordinasi hingga ke pemerintah pusat guna mencari solusi permanen.
Menurutnya, pembenahan sistem air bersih membutuhkan pembangunan infrastruktur skala besar yang tidak memungkinkan dilakukan hanya melalui kemampuan anggaran daerah maupun internal PDAM.
Lebih lanjut, Zulkifli berharap sidak yang dilakukan legislatif tidak berhenti sebatas agenda pengawasan rutin, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret berupa penganggaran dan realisasi pembangunan fisik.
“Kalau hanya sidak tanpa tindak lanjut, persoalan akan terus berulang. Padahal kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat setiap tahun,” tegasnya.
Pihak manajemen PDAM Tirta Muaro Jambi berharap momentum ini menjadi titik balik dalam peningkatan pelayanan air bersih, sekaligus mendorong transformasi perusahaan daerah tersebut menjadi penyedia layanan air yang lebih andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat, diharapkan krisis air bersih di wilayah Mendalo dapat segera teratasi dan tidak lagi menjadi persoalan berulang dalam pelayanan publik di Kabupaten Muaro Jambi.





Social Plugin